Dagangku.com Pusat Jual Modem power bank murah harga distributor: Berhenti Menjadi Pengemis

RSS

Cara Pemesanan melalui SMS

MOHON MAAF WEB DAGANGKU.COM MASIH DALAM PENGEMBANGAN

Format pesan: NAMA Penerima#BARANG (JUMLAH)#ALAMAT LENGKAP Penerima#Email Contoh: Yanto#modem ZTE Vodafone K4505-Z HSPA (1)#Taman Wisma Asri Blok CC 28 No 2 bekasi Utara#yanto_ganteng@gmail.com
=========================================================
demi keamanan kami akan mengirimkan data pesanan melalui email berikut cara pembayaran dan confirmasinya

Berhenti Menjadi Pengemis

Berhenti Menjadi Pengemis
Berhenti Menjadi Pengemis
Selama ini, saya selalu menyediakan beberapa uang receh untuk berjaga-jaga kalau melewati pengemis atau ada pengemis yang menghampiri. Satu lewat, ku beri, kemudian lewat satu pengemis lagi, kuberi. Hingga persediaan receh di kantong habis baru lah aku berhenti dan menggantinya dengan kata "maaf" kepada pengemis yang ke sekian. Tidak setiap hari saya melakukan itu, karena memang pertemuan dengan pengemis juga tidak setiap hari. Jumlahnya pun tidak besar, hanya seribu rupiah atau bahkan lima ratus rupiah, tergantung persediaan.

Sahabat saya, Diding, punya cara lain. Awalnya saya merasa bahwa dia pelit karena saya tidak pernah melihatnya memberikan receh kepada pengemis. Padahal kalau kutaksir, gajinya lebih besar dari gajiku. Bahkan mungkin gajiku itu besarnya hanya setengah dari gajinya. Tapi setelah apa yang saya lihat sewaktu kami sama-sama berteduh kehujanan di Pasar Minggu, anggapan saya itu ternyata salah.

Seorang ibu setengah baya sambil menggendong anaknya menghampiri kami seraya menengadahkan tangan. Tangan saya yang sudah berancang-ancang mengeluarkan receh ditahannya. Kemudian Diding mengeluarkan dua lembar uang dari sakunya, satu lembar seribu rupiah, satu lembar lagi seratus ribu rupiah. Sementara si ibu tadi ternganga entah apa yang ada di pikirannya sambil memperhatikan dua lembar uang itu.

"Ibu kalau saya kasih pilihan mau pilih yang mana, yang seribu rupiah atau yang seratus ribu?" tanya Diding Sudah barang tentu, siapa pun orangnya pasti akan memilih yang lebih besar. Termasuk ibu tadi yang serta merta menunjuk uang seratus ribu.

"Kalau ibu pilih yang seribu rupiah, tidak harus dikembalikan. Tapi kalau ibu pilih yang seratus ribu, saya tidak memberikannya secara cuma-cuma. Ibu harus mengembalikannya dalam waktu yang kita tentukan, bagaimana?" terang Diding.
Agak lama waktu yang dibutuhkan ibu itu untuk menjawabnya. Terlihat ia masih nampak bingung dengan maksud sahabat saya itu. Dan, "Maksudnya... yang seratus ribu itu hanya pinjaman?" "Betul bu, itu hanya pinjaman. Maksud saya begini, kalau saya berikan seribu rupiah ini untuk ibu, paling lama satu jam mungkin sudah habis. Tapi saya akan meminjamkan uang seratus ribu ini untuk ibu agar esok hari dan seterusnya ibu tak perlu meminta-minta lagi," katanya.

Selanjutnya Diding menjelaskan bahwa ia lebih baik memberikan pinjaman uang untuk modal bagi seseorang agar terlepas dari kebiasaannya meminta-minta. Seperti ibu itu, yang ternyata memiliki kemampuan membuat gado-gado. Di rumahnya ia masih memiliki beberapa perangkat untuk berjualan gado-gado, seperti cobek, piring, gelas, meja dan lain-lain.

Setelah mencapai kesepakatan, akhirnya kami bersama-sama ke rumah ibu tadi yang tidak terlalu jauh dari tempat kami berteduh. Hujan sudah reda, dan kami mendapati lingkungan rumahnya yang lumayan ramai. Cocok untuk berdagang gado-gado, pikirku.
***

Diding sering menyempatkan diri untuk mengunjungi penjual gado-gado itu. Selain untuk mengisi perutnya –dengan tetap membayar- ia juga berkesempatan untuk memberikan masukan bagi kelancaran usaha ibu penjual gado-gado itu. Belum tiga bulan dari waktu yang disepakati untuk mengembalikan uang pinjaman itu, dua hari lalu saat Diding kembali mengunjungi penjual gadogado.

Dengan air mata yang tak bisa lagi tertahan, ibu penjual gado-gado itu mengembalikan uang pinjaman itu ke Diding. "Terima kasih, Nak. Kamu telah mengangkat ibu menjadi orang yang lebih terhormat"
Diding mengaku selalu menitikkan air mata jika mendapati orang yang dibantunya sukses. Meski tak jarang ia harus kehilangan uang itu karena orang yang dibantunya gagal atau tak bertanggung jawab. Menurutnya, itu sudah resiko. Tapi setidaknya, setelah ibu penjual gado-gado itu mengembalikan uang pinjamannya berarti akan ada satu orang lagi yang bisa ia bantu. Dan akan ada satu lagi yang berhenti meminta-minta.
Ding, inginnya saya menirumu. Semoga bisa ya.

Anda dapat Mendownload kumpulan ebook, mp3, artikel, video inspiratif pembangun jiwa terlengkap yang seharga ratusan ribu bahkan jutaan rupiah bisa di download gratis
Download Ebook Gratis

Sumber: Learning for life ~ lihat, dengar, dan rasakan
Website>> : WWW.DAGANGKU.COM

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar

Bukti Pengiriman

Bukti Transaksi pengiriman Terakhir, bisa di cek melalui www.jne.co.id(buat calon pembeli yg masih ragu bertransaksi dengan kami, silahkan tanyakan langsung kpd buyer kami di no hp dibawah)

Nama Alamat Phone No Resi Pengiriman(JNE)
TEDI
(modem huawei e3220)
GIIC KOTA DELTAMAS BLOK AA NO 15, CI KODE POS:17811 PT SANKI CRANES INDONESIA City : Jawa Barat - Cikarang Pusat
Postal Code : 17811
085795034926 #2277392890009
DEDI S(Modem vodafone e172) JL Raya Pekapuran gang bhakti 1 kp.babakan rt/rw:007/01 no 34
KEL.Sukatani KECAMATAN. TAPOS
DEPOK - Jawa Barat
Kode Pos : Depok - 16954
083894334181 #2277397150009
FAUZAN
(Modem
Huawei e220)

Desa Sumber Anyar RT 004/ RW 002 Kec Jambe sari
Kabupaten Bondowoso
Jawa Timur - Bondowoso
kodepos : 68263
085236120419 #2341547970004
Nurhadi
(Modem sierra 312u)

Wonorejo Rt 004/ 003
Polokarto Sukoharjo
Jawa Tengah - Sukoharjo
kodepos : 57555
085229340001 #2341557300006
Danny
(Modem sierra 312u)
Jl Ciumbuleuit gg. Suhari, 96c/155a, kel hegarmanah kec cidadap, Jawa Barat - Bandung, kodepos=40141 083199440068 #2341626380007
Muhammad Syafi'i
(modem nokia cs 15)
Pekalongan Rt05 Rw 02, Batealit Jepara, jateng kode pos=59461 081390879090 #2341627200007